Sabtu, 01 Juni 2013

Puisi (Bahasa Indonesia 2)



Ibu


Ibu,

Kau pelita hatiku

Segenap jiwaku

Menjaga, merawat, dan membesarkanku

Hingga aku tumbuh seperti saat ini



Ibu,

Ketulusanmu tidak tertandingi oleh apapun

Ikhlasmu selalu menyertaiku

Kasihmu tiada tara untukku



Desah mimpimu berlari

Mengejar bintang

Berharap aku menjadi mutiara terindahmu

Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi

Ini peran terbaikmu



Relung hatimu begitu indah

Hingga aku tak sanggup menggapai dalamnya

Derai air matamu menguntai sebuah harap

Di setiap sholat malammu





Ibu,sudah terlalu besar pengorbananmu

Hanya surga yang pantas membayar tulusmu

Hanya Tuhan yang pantas menjagamu

Dunia dan akhirat



Ibu

Anakmu kan selalu merindumu

Do'a di setiap hembus nafas ini

Terima kasih Ibu, atas yang kau lakukan selama ini untukku



Masa Depanku


Saat ku berjalan menuju kehidupan

Halangan dan rintangan slalu ada

Disetiap langkah hidupku

Menuju masa depan indahku



Kuawali perjalananku dengan ilmu, talenta, keyakinan dan harapan

Saat itu pula kumulai berkarya

Aku memilih tantangan hidup

Dari pada kehidupan terjamin

Aku berfikir dan bertindak untuk diriku sendiri



Kesuksesanku,

Akan segera ku raih

Demi mendapatkan impian indah

Menjadi orang yang berguna

Bagi nusa, bangsa, dan agama





Koruptor


Kini negara ini semakin terpuruk

Dengan keadaan yang nyata ini

Masyarakat hanya bisa terdiam

Melihat apa yang ada didepan mata



Sungguh malang nasib negri ini

Memiliki koruptor yang merajalela

Dari segala profesi dan jabatan



Uang adalah pemicu koruptor

Suap sudah menjadi tradisi



Penerus bangsa, kibarkan semangat kita

Untuk memberantas korupsi

Supaya negri kita bersih

Hiasi hidup kita tanpa korupsi



Taburkan benih-benih iman di sanubari

Sirami hari-hari dengan amal shaleh

Terasa hidup akan slalu aman

Tanpa dihantui petaka-petaka kedzaliman

0 Comments:

Post a Comment



By :
Free Blog Templates